The Site Is Experiencing Technical Difficulties, bagaimana cara mengatasinya?

Sebagai pemilik website dengan platform WordPress pasti pernah menerima pesan Error “The Site Is Experiencing Technical Difficulties”. Hal ini tentu membingungkan. Namun anda jangan khawatir karena berikut akan dijelaskan cara mengatasinya.

Penyebab error “The Site Is Experiencing Technical Difficulties”.

Ada beberapa penyebab error tersebut diantaranya adalah:

  • Tema, plugin, atau versi PHP yang anda gunakan mungkin sudah tidak update jadi anda harus menyesuaikannya.
  • Bisa saja terjadi Error tanpa disengaja pada saat anda meng-install atau memperbarui tema maupun plugin wordpress anda.
  • Antara Tema dan plugin yang anda gunakan mungkin saja tidak kompatible antara satu sama lain.

Cara mengatasi error “The Site Is Experiencing Technical Difficulties”.

1. Anda dapat memeriksa email kiriman dari server wordpress ke webmail yang anda gunakan saat menginstal wordpress.

Server WordPress biasanya secara otomatis mengirim pesan error log ke webmail yang pernah anda gunakan untuk mendaftar atau menginstal wordpress pertama kali, sebaiknya anda memeriksanya dan jangan lupa cek folder spam juga dan cari apakah ada email dari wordpress tentang error “The Site Is Experiencing Technical Difficulties”. Jika ada, wordpress akan memberikan solusi mengatasi error tersebut langsung di email, anda cukup mengikuti prosesnya saja. Namun jika hal pertama ini tidak berhasil, anda dapat mencoba hal kedua berikut ini.

2. Memperbaiki Tema yang anda gunakan.

Terkadang error “The site is experiencing technical difficulties” adalah bisa disebabkan oleh tema WordPress Anda yang mengalami error. Oleh karena itu, Anda perlu mengganti nama folder tema anda.

Karena dashboard wordpress tidak dapat diakses, maka anda dapat melakukannya melalui cPanel. Silahkan anda buka direktori wp-content, lalu klik kanan pada folder “theme” dan pilih rename. Tambahkan “backup” di belakang nama folder tanpa menambahkan spasi hingga menjadi “themebackup”.

Setelah itu, cobalah untuk login ke dashboard lagi. Jika Anda masih belum dapat mengaksesnya, bukalah kembali folder “theme” dan tambahkan kata “backup” pada folder tema yang sedang aktif.

Apabila cara ini tidak berhasil, Anda perlu menghubungi customer support atau developer tema tersebut.

3. Perbaikan Plugin.

Cara ini sama dengan yang telah dibahas di atas. Hanya saja, Anda mengganti nama folder plugin.

Bila belum berhasil, ubah pula nama folder plugin aktif secara satu per satu. Setiap Anda mengganti nama satu folder, coba login kembali.

4. Upgrade Plugins

Jika dashboard WordPress tidak dapat diakses setelah meng-update sebuah plugin, Anda masih bisa menggantinya dengan versi sebelumnya.

Untuk melakukannya, Anda perlu mencari halaman plugin tersebut di repository WordPress. Setelah masuk, temukan tombol “Advanced view” di atas informasi rating. Scroll ke bagian paling bawah dari halaman tersebut, lalu pilih versi yang diinginkan dan klik tombol download.

Langkah selanjutnya adalah meng-extract folder plugin tersebut, lalu memasukkannya ke wp-directory setelah menghapus versi plugin yang lebih baru.

5. Upgrade versi PHP.

Beberapa pengguna mungkin tidak memperhatikan versi PHP yang mereka gunakan ketika membeli layanan web hosting.

Namun demikian, tidak semua plugin dan tema WordPress mendukung PHP versi lama. Terutama, WordPress 5.2 menganjurkan Anda untuk menggunakan PHP 7.1 atau 7.2.

Untuk para pengguna cPanel, memeriksa dan memperbarui versi PHP sangatlah mudah. Setelah masuk ke dalam cPanel, cari kategori “software” > “Select PHP Version”. Jika Anda masih menggunakan versi lama, klik kotak di bawah tulisan “Current PHP version” lalu klik tombol “Set as current”.

Cerdik dan Bijak Mengelola Pengaturan Komentar pada WordPress

Pada sebuah website atau blog biasanya terdapat kolom komentar di bawah artikel atau postingan, tempat para pengunjung maupun penulis berbagi komentar atau pendapat dan berinteraksi satu sama lain. Selain itu, komentar sebenarnya sangat penting untuk sebuah website karena akan ada kritik dan saran yang dilontarkan. Hal ini bisa Anda gunakan untuk memperbaiki kekurangan website Anda.

Kolom Komentar pada WordPress

Kolom komentar umumnya berada di bagian bawah artikel atau postingan. Bisa digunakan untuk menulis komentar oleh pengunjung ataupun penulis itu sendiri.

Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari kolom komentar pada WordPress, di antaranya sebagai berikut :

  • tempat mengungkapkan kritik dan saran mengenai artikel yang ditulis ataupun mengenai website atau blog itu sendiri, sebagai feedback dari pengunjung untuk website yang lebih baik lagi.
  • sebagai tempat interaksi atau ajang tanya jawab antar pengunjung atau antara pengunjung dengan penulis.
  • membangun komunitas dan meraup banyak teman atau relasi sesama blogger ataupun beda komunitas.
  • dan lain sebagainya

Mengelola Pengaturan Komentar pada WordPress

Komentar pada WordPress akan menggunakan pengaturan bawaan atau default wordpress, sehingga setiap artikel yang Anda posting otomatis terdapat kolom komentar di bawahnya. Padahal, sebenarnya Anda bisa melakukan pengaturan lanjutan seperti menghilangkan kolom komentar dan lain sebagainya. Saya akan jelaskan beberapa di bawah ini.

1. Pingbacks pada WordPress

Sebelumnya Anda perlu tahu dulu mengenai pingbacks. Pingbacks merupakan semacam pemberitahuan kepada Penulis yang mengutip atau menggunakan konten Anda pada website atau blog mereka. Fungsinya persis seperti pelacak, Anda juga akan tahu siapa saja yang terhubung dengan konten Anda.

Untuk melakukan pengecekan, Anda bisa klik menu komentar atau comments. Selanjutnya akan muncul list seperti di bawah ini.

2. Pengaturan Lanjutan Komentar pada WordPress

Untuk melakukan pengaturan lanjutan, Anda bisa klik menu settings – discussion. Akan muncul beberapa pengaturan yang bisa Anda centang untuk mengaktifkan dan hapus centang untuk menonaktifkannya. Pengaturan bahasa pada wordpress default menggunakan bahasa inggris. Jika kesulitan, Anda bisa menggantinya ke bahasa indonesia.

3. Menambah atau Menghilangkan Kolom Komentar pada Halaman Tertentu

Sebuah halaman pada website secara default memiliki kolom komentar di bawahnya. Dan siapapun pengunjung dapat memberikan komentar. Namun, terkadang ada beberapa halaman yang tidak memerlukan komentar seperti halaman kontak atau profil website.

Jika Anda menginginkan sebuah halaman tidak diberi komentar, Anda bisa menonaktifkannya dengan cara membuka postingan atau halaman tersebut. Kemudian pada menu setting scroll ke bawah dan temukan sub menu discussion. Di sana Anda bisa menonaktifkan komentar dengan menghilangkan centang.

4. Mencegah Komentar yang Bersifat Spam

Jika website Anda mulai ramai dan banyak pengunjung, pasti akan ada saja yang namanya komentar spam yang tidak penting. Komentar spam bisa berupa link website atau malah virus. Untuk itu, Anda perlu plugin Akismet untuk mencegah komentar yang bersifat spam. Tenang saja, plugin ini sudah otomatis terinstall di wordpress.

Akismet akan melakukan scan terhadap semua komentar yang masuk. Jika dianggap sebagai spam, Anda akan tahu. Untuk mengaktifkan Akismet, Anda perlu menuju ke situs web-nya Akismet lalu mendapat key atau kunci terlebih dahulu. Setelah itu, key atau kunci tersebut bisa Anda gunakan untuk mengaktifkan Akismet.

Untuk melakukan pengaturan Akismet, klik menu settings – akismet anti-spam. Di sana Anda bisa masukkan API key lalu atur settingan-nya dan klik save changes.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui agar lebih cerdik dan bijak mengeola pengaturan komentar pada wordpress. Selanjutnya silahkan Anda terapkan, selamat mencoba.

Ingin Buat Custom Login di WordPress? Begini Caranya.

Saat pertama kali masuk ke wordpress, Anda akan diminta login atau masuk dengan username dan password alias kata sandi yang sudah Anda buat sebelumnya. Umumnya tampilan default halaman login pada wordpress sangat sederhana dan monoton, background polos dan tidak ada gambar seperti di bawah ini.

Tahukah Anda bahwa sebenarnya tampilan tersebut bisa Anda ubah? Jika Anda bosan dengan tampilannya yang sangat sederhana dan monoton, Anda bisa membuat custom login sesuai keinginan Anda. Atau bisa juga disesuaikan dengan tema website atau blog milik Anda.

Pentingnya Membuat Custom Login pada WordPress

Sebelum membahas mengenai cara membuat custom login, Berikut Saya jabarkan beberapa alasan pentingnya membuat custom login pada wordpress. Di antaranya sebagai berikut :

1. Sebagai Branding Website

Halaman login wordpress merupakan halaman yang ertama muncul saat Anda atau penulis Anda akan masuk ke wordpress. Selain hanya sebagai halaman login, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk membangun branding website. Jadi, halaman loginnya bisa Anda custom sesuai tema website Anda.

Dengan begitu, penulis atau klien akan lebih mudah mengenal website Anda sehingga bisa menarik perhatian mereka juga untuk tetap berbisnis dengan Anda.

2. Membantu Trafik Website Lebih Stabil

Trafik bukan melulu soal pengunjung yang banyak. Ada banyak pula hal lain yang mempengaruhi stabillitas trafik sebuah website. Misalnya jika website Anda banyak pengunjung tapi komentarnya banyak spam, maka trafiknya akan menurun atau buruk. Nah, hal ini bisa jadi disebabkan karena website Anda sangat standar sama dengan website-website lainnya, sehingga mudah sekali di retas.

Untuk itu, perlu juga membuat custom login agar website Anda memiliki ciri khas atau tema tertentu sehingga tidak mudah di retas atau dilacak oleh hacker. Efeknya, trafik Anda akan lebih stabil.

3. Sebagai Media Tambahan

Selain sebagai halaman login, Anda sebenarnya juga bisa menambahkan beberapa media seperti background atau gambar, dan atau informasi-informasi lainnya. Informasi di sini bisa dimanfaatkan sebagai media informasi bagi para penulis website Anda.

Selanjutnya Saya akan jelaskan bagaimana cara untuk mengganti tampilan login atan membuat custom login pada wordpress. Simak baik-baik ya.

Membuat Custom Login pada WordPress

Membuat custom login dapat dilakukan secara manual menggunakan kode tertentu. Namun, hal ini tidak Saya sarankan karena dapat menimbulkan error dan mempengaruhi file pada wordpress Anda.

Saya lebih sarankan Anda untuk menggunakan bantuan plugin untuk membuat custom login sesuai keinginan Anda. Ada banyak sekali pilihan plugin custom login yang bisa Anda install pada wordpress. Di antaranya sebagai berikut :

1. Plugin LoginPress

Merupakan salah satu plugin custom login gratis yang lengkap dapat mengganti background, tata letak login, dan bahkan dapat kostumisasi alert seperti salah password, lupa password atau login eror. Disediakan pula versi berbayar dengan tambahan CAPTCHA agar website lebih aman.

2. Plugin Erident Custom Login and Dashboard

Plugin custom login di atas juga bisa Anda dapatkan gratis. Tema dashboard yang ditawarkan lebih variatif. Anda bisa mengubah background, warna, logo dan lainnya dengan mudah.

3. Plugin Social login

Plugin social login ini selain dapat membuat custom login, juga mengizinkan pengunjung berkomentar menggunakan berbagai macam media social seperti facebook, twitter, linkedin dan lain sebagainya.

Nah, itulah penjelasan yang bisa Saya sampaikan mengenai Custom Login. Jangan lupa untuk meembuat custom login versi Anda pribadi. Selamat mencoba.

Cara Membuat Menu dan Sub Menu pada WordPress

WordPress merupakan salah satu platform yang paling banyak diminati, karena gratis dan penggunaannya yang cukup mudah dimengerti bahkan oleh orang awam. WordPress dapat Anda gunakan untuk blog pribadi, profil perusahaan maupun bisnis online dan lain sebagainya.

Jika Anda membuat situs di wordpress, Anda juga harus memikirkan menu-menu apa yang akan Anda tampilkan kepada pengunjung atau pembaca. Untuk itu, Anda perlu mempelajari bagaimana cara membuat menu dan sub menu pada wordpress. Simak baik-baik penjelasan di bawah ini.

Membuat Menu Pertama Anda pada WordPress

Jika masih baru sebagai pengguna wordpress, Anda bisa membuat menu pertama Anda. Caranya adalah sebagai berikut :

  • Klik menu appearance – menus. Selanjutnya akan muncul tab pengaturan edit menus dan manage location.

  • Pada edit menus, terdapat beberapa pengaturan. Pada menu structure isikan nama menu yang Anda inginkan pada kolom menu name. Kemudian klik create menu. atau save menu jika sudah pernah create sebelumnya.
  • Di bagian bawahnya terdapat menu settings. Pada menu ini Anda dapat memilih lokasi menu akan ditampilkan dimana. Ada beberapa pilihan primary dan secondary, kemudian klik save menu untuk menyimpang perubahan.
  • Di sebelah kiri ada pengaturan add menu items. Ada beberapa pengaturan seperti pages, posts, custom links dan categories. Perhatikan gambar di bawah ini.

  • Selain tab edit menus, Anda juga bisa melakukan pengaturan pada tab manage location. Di sini Anda bisa memilih menu yang ingin Anda tampilkan pada primary maupun secondary. Jika ingin melakukan edit Anda akan kembali di arahkan ke menu tab edits menus.

Melakukan Pengaturan pada Menu WordPress

Setelah membuat sebuah menu, Anda perlu mengatur beberapa hal seperti urutan menu dan lain sebagainya. Hal ini juga penting agar tatanan menu dan halaman pada website atau blog Anda lebih rapi dan tertata dengan sistematis

Sebuah blog yang rapi dan tertata dapat memudahkan pengunjung atau pembaca untuk mencari referensi yang lain, sehingga pengunjung blog Anda akan betah dan berlama-lama mengunjungi blog Anda. Selain itu, tatanan menu yang baik juga dapat mempermudah Anda melakukan kategorisasi pada postingan Anda. Di bawah ini Saya akan jelaskan beberapa pengaturan pada menu.

  • Tata letak sebuah menu bisa dengan mudah Anda atur dengan cara drag and drop. Anda bisa meletakkan di atas atau dibawah menu yang lainnya dengan cepat. Dan jangan lupa di save setelah selesai, seperti berikut ini.

  • Menambah pages atau halaman pada menu yang sudah Anda buat bisa dilakukan pada pengaturan add menu items. Caranya dengan klik pages, centang pages atau halaman yang ingin di masukkan ke menu, klik add to menu. Seperti pada gambar di bawah ini

  • Untuk menambah posts caranya masih sama seperti menambah pages. Perhatikan gambar di bawah ini.

  • Untuk menambah sebuah link Anda bisa klik tab custom link, kemudian copy-paste link yang ingin Anda masukkan ke menu. Selanjutnya klik add to menu, seperti berikut ini.

  • Jika ingin menambah categori, klik menu categories, centang categories yang ingin ditambahkan, lalu klik add to menu.

  • Anda juga bisa membuat menu drop and down atau sub menu yang muncul di bawah menu jika Anda arahkan kursor, seperti gambar di bawah ini. Caranya, Anda bisa langsung drag and drop menu tambahan di bawah menu utama, posisikan sedikit menjorok ke dalam. Maka menu tersebut akan berada di bawah menu utama.

Itulah beberapa hal yang dapat Saya jelaskan mengenai pengaturan menu dan sub menu pada wordpress. Anda harus bisa memanfaatkannya dengan baik untuk menjadikan situs wordpress Anda semakin tertata. Sehingga dapat memudahkan pengunjung. Selamat mencoba.

Mengenal Peran dan Fungsi Level User pada WordPress

Pada WordPress terdapat sistem managemen level user yang memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Beberapa user memiliki akses penuh pada website atau blog Anda, sedangkan user yang lainnya hanya bisa akses terbatas.

Sebagai pemilik website atau blog pada wordpress, Anda seharusnya memahami menganai role user atau level user serta peran dan fungsinya masing-masing. Hal ini dikarenakan jika nantinya website Anda mulai berkembang, Anda tidak mungkin sempat mengelolanya seorang diri. Kemungkina besar Anda akan berkolaborasi dengan penulis atau klien lain untuk mengeloa website Anda.

Nah, di sinilah pentingnya menngetahui level user. Anda bisa dengan bijak memutuskan si klien akan memegang peran di level user yang mana.

Peran dan Fungsi Level User pada WordPress

Untuk menambahkan dan menempatkan posisi user Anda bisa klik menu users – add new. Kemudian Anda bisa pilih level usernya ingin ditempatkan sebagai apa, pilihannya seperti berikut ini.

Banyak sekali pilihan level user pada wordpress. Di sini Saya akan jelaskan 5 level user standar beserta peran dan fungsinya masing, di antaranya seperti berikut ini:

1. Administrator

Administrator memegang peran paling penting pada role user wordpress. Sebagai administrator, Anda dapat melakukan hampir semua aktvitas seperti menambah atau menghapus postingan, menginstall/menghapus tema dan plugin, dan lainnya.

Yang membuat administrator lebih spesial lagi yaitu karena hanya seorang administrator yang dapat menambah atau menghapus user, mengganti password mereka, dan lainnya. Administrator bisa dibilang sebagai pemilik utama website atau blog tersebut.

2. Editor

Seseorang yang berperan sebagai editor juga memiliki kontrol penuh terhadap isi atau konten postingannya. Editor dapat menambah, mengedit dan menghapus postingan yang ada, meskipun itu bukan tulisan editor itu sendiri.

Namun, editor tidak memiliki akses pada pengaturan tema atau plugin atau yang berhubungan dengn profil wordpress. Dan tentu saja tidak bisa melakukan penambahan user seperti administrator.

3. Author

Author dapat dikatakan sebagai anak atau turunan dari editor. Peran dan fungsinya juga sebagai penulis atau writer pada sebuah website atau blog. Author dapat menambah, mengedit, menerbitkan, ataupun menghapus artikel yang sudah terbit. Bedanya, Author tidak memiliki akses ke postingan orang lain. Jadi, author bisa menambah, mengedit atau menghapus artikel atau postingan yang dia buat sendiri saja.

Selain itu, author juga bisa menambahkan kategori yang ada. Tetapi, author tidak punya akses untuk menambahkan kategori baru. Hal itu bisa dilakukan oleh seorang editor. Author juga bisa melihat komentar artikel mereka, tetapi tidak bisa menyunting seperti menyetujui atau menghapus komentar tersebut.

4. Contributor

Contributor hampir sama dengan author, tetapi area kerjanya lebih sempit lagi. Contributor tidak bisa melakukan posting artikel mereka sendiri, juga tidak bisa menambahkan kategori baru, hanya bisa menambahkan kategori yang sudah ada.

Yang tidak menyenangkan lagi dari peran contributor yaitu mereka tdak bisa melakukan upload file seperti gambar, video atau yang lainnya. Jadi mereka hanya membuat artikel, selanjutnya author atau editor yang akan melanjutkan untuk melengkapi artike tresebut sebelum diposting. Namun, mereka masih bisa melihat komentar meski tidak bisa menyuntingnya.

5. Subcriber

Subcriber merupakan level user yang memiliki peran paling sedikit pada wordpress Anda, tetapi mereka juga memiliki peran penting untuk perkembangan website atau blog Anda.

Subcriber dapat melakukan login ke situs wordpress Anda dan memperbarui data profile mereka bahkan merubah password mereka juga. Tetapi, mereka tidak bisa mengakses bagian admin wordpress atau seperti menambah, mengedit, memposting dan menghapus postingan.

Namun, Anda juga bisa memberikan peraturan kepada subcriber Anda, misalnya sebelum membaca aau memerikan komentar mereka harus login terlebih dahulu, dan lain sebagainya.

Itulah kelima peran dan fungsi level user pada wordpress yang perlu Anda ketahui. Kelima peran ini merupakan peran standar atau dasar, selanjutnya masih ada beberapa level user yang lain.

Mengetahui 3 Cara Embed Video Youtube pada WordPress

Blogging merupakan hobi yang cukup menyenangkan. Tetapi, tidak semua orang menyukai blogging, tidak semua pengunjung blog suka membaca tulisan yang banyak ataupun sedikit. Untuk itu, Anda perlu menyematkan gambar atau video pada postingan artikel Anda untuk menarik perhatian pembaca.

Selain itu, jika yang Anda sajikan adalah artikel tutorial, ada baiknya disisipkan video juga karena ada juga pembaca yang lebih suka atau lebih cepat memahami dengan melihat video visual daripada membaca tulisan yang panjang. Apalagi saat ini sudah banyak yang beralih ke youtube dan menjadikannya media informasi nomer satu.

Sebagai penulis Anda juga harus cerdik menarik perhatian pembaca. Banyak perusahaan besar yang memanfaatkan video sebagai konten mereka karena video visual sangat mudah dipahami pembaca. Artikel kali ini Saya akan jelaskan 3 cara embed video youtube pada wordpress. Simak baik-baik ya.

Cara 1 : Menggunakan URL

Banyak dari Anda tentu sudah mengenal URL, apalagi jika Anda gemar bermain atau berselancar dengan youtube. URL merupakan semacam alamat atau sumber suatu file atau dokumen, dalam hal ini yaitu video. Umumnya menggunakan karakter yang acak.

Untuk melakukan embed video youtube menggunakan URL sangatlah mudah, berikut langkah-langkahnya :

  • Buka video yang ingin di embed pada wordpress. Lalu copy URL-nya dengan klik kanan pilih copy atau bisa ketik ctrl+c.

  • Paste-kan URL pada wordpress, maka otomatis akan muncul embed video tersebut pada postingan Anda.

Selain dari youtube, Anda juga bisa embed video dari facebook, twitter, video dan lainnya. Namun, kekurangannya Anda tidak bisa mengatur ukuran video jika embed dengan cara copy-paste URL.

Cara 2 : Menggunakan Plugin

Cara kedua juga cukup mudah yaitu menggunakan plugin. Dengan plugin, Anda juga bisa melakukan pengaturan lebih banyak lagi seperti pengaturan ukuran video yang tidak bisa dilakukan jika menggunakan cara copy-paste URL. Tentu ada banyak pilihan plugin yang ditawarkan. Berikut beberapa plugin yang dapat Anda gunakan, di antaranya :

  • YouTube
  • YouTube Embed
  • Simple YouTube Embed
  • WpDevArt YouTube Embed, Playlist and Popup
  • Youtube Widget Responsive
  • ARVE Advanced Responsive Video Embedder
  • WonderPlugin Video Embed
  • WP YouTube Embed
  • YouTube Playlists with Schema
  • Related YouTube Videos, dan lainnya.

Dengan menggunakan plugin-plugin di atas, Anda bisa memanfaatkan banyak fitur yang disediakan masing-masing plugin. Beberapa fitur yang ditawarkan seperti berikut ini :

  • dapat mengatur ukuran, autoplay video, pilihan fullscreen dan lainnya.
  • dapat membuat embed video otomatis terletak di center atau tengah.
  • dapat menyembunyikan judul atau informasi video.
  • dapat memberi pengaturan responsive sehingga bersifat mobile friendly.
  • dapat memilih menit dan detik keberapa dimulai dan berakhirnya video.
  • dapat mengaktifkan atau menonaktifkan subtitle video.
  • dapat memilih warna progress bar atau tema control bar.
  • dapat menampilkan tombol subcribe.
  • dapat mengatur quick atau smooth translation
  • dapat kompatibel dengan semua wordpress, dan lainnya.

Cara 3 : Menggunakan Shortcode

Selain menggunakan plugin, ada pula cara manual yang bisa dilakukan untuk mengatur ukuran video embed pada postingan Anda. Caranya yaitu menggunakan shortcode, dengan menyematkan kode tertentu di depan URL. Shortcode yang dapat Anda gunakan untuk mengatur ukuran seperti gambar di bawah ini.

Nah, Anda sudah mengetahui 3 cara embed video youtube pada wordpress. Selanjutnya bisa Anda aplikasikan pada postingan website atau blog Anda semakin digemari oleh pembaca. Bisa dicoba satu per satu, kemudian pilihkan cara yang paling mudah menurut Anda. Selamat mencoba.

Ketahuilah 8 Alasan Kenapa WordPress Begitu Populer dan Banyak Disukai

Seperti yang Anda ketahui bahwa WordPress sangat populer di kalangan penulis maupun pebisnis dan lain sebagainya. Kenapa begitu? Karena banyak sekali kelebihan yang ditawarkan. Kali ini yuk Kita bahas kelebihan wordpress sehingga banyak diminati, penjelasannya di bawah ini.

Apa itu WordPress?

Sebelum beranjak berbicara mengenai kelebihan-kelebihan wordpress, Saya akan mengenalkan Anda dulu dengan wordpress. Apa itu WordPress? Wordpres merupakan salah satu platform penyedia website atau blog. Umumnya wordpress digunakan untuk penulis artikel dan lain sebagainya. namun, Anda juga bisa membuat website bisnis dengan menggunakan wordpress. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh wordpress membuatnya banyak diminati.

Kelebihan WordPress

Ada banyak sekali kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh wordpress sehingga banyak yang tertarik menggunakannya sebagai platform website atau blog. Di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Gratis

Siapa sih yang tidak suka dengan kata ‘gratis’? Semua suka dengan sesuatu yang berbau gratis. Namun, biasanya gratis ada syarat atau batasnya. Tapi tidak dengan wordpress. Dengan menggunakan wordpress gratis, Anda sudah bisa membuat website dengan banyak menu-menu yang dapat Anda gunakan. Meskipun ada versi berbayar, tapi dengan versi gratispun Anda tidak akan merasa dibatasi karena fiturnya banyak.

2. Sangat Mudah digunakan

Selain gratis, penggunaan fungsi menu yang mudah atau user friendly juga sangat berpengaruh menarik perhatian peminat. Karena wordpress sangat mudah digunakan oleh ahlli maupun yang masih awam, banyak yang tertarik menggunakannya. Selain itu juga sangat fleksibel untuk penggunaan website atau blog pribadi, profil bisnis, komunitas, toko online dan lainnya.

3. Memiliki CMS yang Handal

CMS atau Content management System yang ada pada wordpress bisa dibilang cukup handal. Anda bisa dengan mudah dan cepat menambahkan konten berupa teks, gambar, video dan lainnya. Hanya dengan drag and drop Anda sudah bisa menambahkan media pada postingan Anda. Kemudahan dan kecepatan inilah yang membuat penulis nyaman menggunakan wordpress.

4. Tersedia Banyak Plugin

Saat menggunakan wordpress, Anda akan dimanjakan dengan banyaknya plugin yang tersedia secara otomatis atau dengan di install terlabih dahulu. Tenang saja, cara installnya cukup mudah kok. Anda hanya perlu ke menu plugins – add new – search plugin yang diinginkan – install. Berbagai macam plugin tersedia dari yang gratis sampai berbayar. Manfaatnya berbeda-beda bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

5. SEO Friendly

Sebuah website atau blog sangatlah perlu mengedepankan SEO karena hal ini sangat penting dan berpengaruh pada eksistensi website atau blog Anda. Jika SEO-nya bagus maka trafiknya juga bagus. WordPress menawarkan SEO friendly sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk masa depan website atau blog Anda.

6. Mobile Friendly

Sebuah website atau blog tidak menutup kemungkinan juga dibuka dari android ataupun tablet. Untuk itu, WordPress menawarkan sifat mobile friendly agar ketika website atau blog Anda dibuka pada mobile tidak akan mengalami eror, loading lama ataupun tampilan tidak sesuai.

7. Design Template banyak dan Bervariasi

Salah satu hal yang dapat menarik perhatian pengunjung agar betah di website atau blog Anda adalah dengan menggunakan template atau tema yang bagus. WordPress menawarkan banyak sekali pilihan template yang menarik dan bervariasi.

8. Kemudahan Memantau Perkembangan Website/Blog

Untuk memantau perkembangan website atau blog Anda juga cukup mudah. WordPress sudah menyediakan statistik untuk data pengunjung, komentar, dan lain sebagainya. Anda bisa memantau dengan mudah.

Ada banyak sekali kemudahan saat menggunakan wordpress. Bagi ahli maupun awam tetap bisa memanfaatkan platform multi-fungsi yang satu ini. Anda tertarik untuk membuat blog dengan wordpress juga? Silahkan, selamat mencoba.

Plugin Jetpack WordPress yang Wajib di Install

Pengguna WordPress pasti familiar dengan plugin dan tidak mungkin tidak menggunakannya. Banyak sekali berbagai macam plugin yang bisa diaktifkan dengan fungsi yang bermacam-macam pula. Namun, ada beberapa plugin andalan yang selalu dipakai hampir oleh setiap pengguna WordPress karena fungsinya yang mendasar dan sangat dibutuhkan, salah satunya yaitu plugin jetpack.

Plugin Jetpack

Apa itu plugin Jetpack? Plugin jetpack merupakan salah satu plugin yang wajib dimiliki oleh pengguna wordpress karena fungsinya yang mencakup berbagai macam hal yaitu meningkatkan traffic blog atau website, menampilkan data statistik, mengamankan website atau blog Anda dan lain sebagainya.

Cukup menggunakan satu plugin Anda bisa mengatur wordpress Anda seperti menggunakan banyak plugin. Banyak sekali fitur yang ditawarkan oleh plugin Jetpack.

Selain itu, plugin jetpack juga mudah di pelajari oleh pengguna baru atau awam, mudah pula cara install dan setupnya. Oleh karena itu, plugin yang satu ini banyak disukai.

Cara Install Plugin Jetpack

Untuk menggunakan plugin jetpack Anda bisa menginstallnya di menu plugin. Seperti gambar di bawah ini.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. klik menu plugin – pilih add new. Akan masuk ke menu pencarian plugin
  2. search plugin jetpack pada kolom pencarian di sebelah kanan atas. Ketik jetpack lalu tekan enter. Akan muncul hasil pencarian plugin yang Anda inginkan.
  3. Klik install now di kolom plugin sebelah kanan atas (pada gambar tertera update now karena sudah di install).

Fitur pada Plugin Jetpack

Untuk menu dan pengaturan jetpack bisa Anda klik di bawahnya dashboard. Dengan menggunakan plugin jetpack Anda mendapat banyak fitur, berikut di antaranya :

  • Fitur Data Statistik Pengunjung

Data statistik bisa Anda cek di menu jetpack – site stats. Anda dapat melihat data statistik pengunjung, halaman mana yang paling banyak dikunjungi dan lainnya. Sehingga Anda juga bisa mempertimbangkan artikel seperti apa yang disukai oleh pengunjung website atau blog Anda

  • Fitur Photon untuk Mempercepat Loading Gambar

Photon merupakan salah satu fitur yang disediakan oleh jetpack. Dengan ini, loading gambar semakin cepat karena fitur ini menghemat bandwith Anda. Website yang cepat akan disukai oleh banyak pengunjung dan juga oleh google itu sendiri.

  • Fitur Artikel Terkait

Jadi saat pengunjung membuka suatu artikel, mereka akan di hadapkan dengan beberapa artikel terkait yang berhubungan dengan artikel yang sedang dibuka atau dibaca. Hal ini menjadikan pengunjung penasaran dan membaca artikel terkait lainnya dan semakin berlama-lama di website atau blog Anda.

  • Kolom Komentar yang Memudahkan Pengunjung

Biasanya, jika ingin berkomentar pada website atau blog Anda perlu masuk melalui email atau akun wordpress terlebih dahulu. Sehingga banyak pula pengunjung yan hanya membaca tapi malas berkomentar. Namun jetpack menyediakan fitur komentar yang lebih mudah tidak perlu email atau akun wordpress, Anda bisa komen hanya dengan facebook, twitter atau google plus.

  • Fitur Mobile Friendly Sehingga tidak Lemot atau Lambat

Membuka website atau blog pada perangkat mobile seperti handphone atau tablet bisa jadi lebih lama daripada membuakanya pada komputer atau laptop. Hal ini karena tampilannya memang berbeda, saat ditampilkan pada perangkat mobile cenderung lebih lambat atau lemot. Nah, jetpack menyediakan fitur mobile friendly agar saat website atau blog Anda dibuka di perangkat mobile, tampilannya akan lebih sederhana sehingga lebih ringan dan tidak lemot atau lambat.

  • Sharing Media Sosial

Jika menggunakan plugin jetpack, Anda tidak perlu menambahkan plugin lagi untuk menyediakan menu sharing ke media social seperti facebook, twitter dan lainnya.

  • Dilengkapi oleh fitur keamanan agar tidak mudah dibobol hacker.
  • Dapat memperbaiki ejaan atau grammar yang salah.
  • dan lain sebagainya.

Banyak sekali yang dapat Anda lakukan hanya dengan satu plugin ajaib ini yaitu plugin Jetpack. Saya rasa tidak ada alasan untuk tidak menggunakannya. Silahkan bisa Anda install dan manfaatkan fitur yang ada. Selamat mencoba.

Begini Cara Membuat Google Form pada WordPress

Anda tahu Google form? Sudah pasti tahu dong, media kuisioner online yang satu ini memang banyak digunakan di era digital saat ini. Google form memiliki banyak manfaat untuk pendataan dan lainnya. Lalu bagaimana cara penyebaran media kuisioner online ini? Anda bisa menggunakan media sosial atau juga bisa memanfaatkan website atau blog. Di sini Saya akan bahas cara membuat google form pada wordpress. Simak baik-baik ya…

Apa itu Google Form?

Google Form meruapkan salah satu media online yang bisa Anda gunakan untuk membuat kuisioner, survey, polling, pendaftaran, pemesanan dan lain sebagainya. Selain karena mempermudah untuk mengoleksi data tanpa perlu print kertas dan sebar kuisioner manual, menggunakan Google form juga bisa dengan mudah mengetahui data grafik dari para pengisi kuisioner. Anda bisa langsung mengetahui berapa jumlah pengisi dan siapa saja, kategori umurnya, pendidikan, dan lain sebagainya bisa Anda atur sendiri informasi apa yang ingin Anda ketahui dari pengisi kuisiner.

Sedangkan cara penyebaran kuisioner berupa google form itu sendiri juga bermaca-macam. Biasanya paling mudah dengan share grup line atau whatsapp dan ada pula yang share melalui akun instagram

Selain melalui media sosial di atas atau yang lainnya, Anda juga bisa memanfaatkan website atau blog untuk penyebaran kuisioner Google form. Dengan menggunakan media penyebaran website atau blog tentu saja akan lebih banyak audience yang didapatkan dari berbagai macam kalangan bahkan dari berbagai negara karena cakupan sebuah website atau blog lebih besar dari media sosial.

Cara mengakses Google Form

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah login ke akun Gmail anda. Kemudian anda dapat mengklik menu di kanan atas > kemudian pilih pada menu Drive seperti gambar di bawah ini. Setelah anda masuk ke Drive anda, silahkan scrool ke bagian bawah artikel ini untuk membuat Form. Lebih cepat anda dapat mengakses google form dengan klik https://docs.google.com/forms/u/0/ lalu isikan username dan password anda jika belum login.

Bagaimana cara membuat Google Form pada WordPress? Apakah bisa?

Jawabannya adalah bisa, dan cukup mudah. Sebenarnya, membuat kuisioner online juga bisa menggunakan tambahan plugin seperti WPForm atau Contact Form dan lain sebagainya. Tetapi, jika ingin yang lebih simpel, mudah dan cepat tanpa menggunakan plugin, Anda bisa gunakan Google sebagai pilihan jitu.

Pertama yang harus dilakukan adalah menginstall google drive terlebih dahulu ke komputer atau perangkat handphone Anda, karena google form adalah turunan dari drive seeprti google document, google spreadsheet, dan lainnya. Berikut cara membuat google form pada wordpress :

Membuat Google Form pada Google Drive

Untuk membuat Google form, masuk atau sign ini terlebih dahulu ke akun google drive Anda. Buat google form dengan klik new – more – google form.

Jika Anda klik tanda ‘>’ di sebelah kanan tulisan google form, akan muncul lagi dua pilihan yaitu ‘blank form’ dan ‘from a template’. Blank form artinya Anda membuat google form kosongan, bisa di ataur sesuai keinginan. Tampak seperti berikut ini.

Sedangkan from a template artinya Anda bisa menggunakan template form yang sudah ada disediakan oleh google. Seperti di abwah ini.

Kustomisasi Google Form Sesuai Keinginan/Kebutuhan Anda

Silahkan Anda selesaikan dulu membuat kuisioner online sesuai kebutuhan/keinginan Anda. Buatkah judul dan deskripsi sebelum lanjut ke pertanyaan. Pada google form banyak sekali pilihan atau opsi yang bisa Anda gunakan. Seperti berikut ini.

Berikut penjelasannya :

  1. tab questions untuk membuat pertanyaan dan tab responses untuk melihat data dan grafik dari para pengisi kuisioner
  2. kolom judul dan deskripsi
  3. pilihan tipe pertanyaan. Nah di bagian ini ada beberapa tipe pertanyaan yaitu: Short answer = untuk pertanyaan yang memerlukan jawaban ringkas/singkat; Paragraph = untuk pertanyaan yang memerlukan penjelasan panjang; Multiple choice = untk pertanyaan yang jawabannya berbentuk pilihan ganda; Checkboxes = untuk pertanyaan yang jawabannya dengan mencentang; Dropdown = untuk pertanyaan yang jawabannya memilih salah satu jawaban.
  4. tambahkan pertanyaan, deskripsi, media gambar/video dan lainnya.

Mengatur Tipe pertanyaan, bagaimana?

Tipe pertanyaan tergantung kebutuhan anda. Jika anda ingin pertanyaan dengan jawaban yang pendek pilihlah tipe jawaban singkat, jika anda ingin pertanyaan dengan jawaban yang panjang, maka pilihlah tipe paragraph, jika anda ingin membuat pilihan ganda, maka pilihlah tipe pilihan ganda, jika anda ingin membuat pertanyaan dengan jawaban centang, maka pilihlah kotak centang dan seterusnya, sesuai dengan kebutuhan anda.

Koneksikan dengan WordPress

Setelah selesai membuat kuisioner google form Anda bisa klik send di kanan atas. Selanjutnya akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini. Lalu klik tab embed html dengan ikon ‘<>’ dan klik copy di kanan bawah.

Nah embed HTML tersebut bisa Anda copy ke WordPress. Masuk ke add block – custom html.

Kemudian Anda bisa paste-kan emben html-nya.

Sudah selesai. Google form yang Anda buat otomatis terkoneksi dengan Worpress dan pengunjung website/blog Anda bisa mengisi kuisioner tersebut. Mudah sekali bukan? Selama mencoba.

Yuk! Belajar Menggunakan Breadcrumbs

Jika belum terbiasa menulis atau bermain blog/website mungkin Anda akan asing dengan istilah Breadcrumbs dan bertanya-tanya bentuknya seperti apa dan untuk apa. Untuk itu, Saya akan berikan penjelasan atau gambaran dulu mengenai Breadcrumbs lalu Saya akan jelaskan cara menggunakannya.

1. Pengertian dan Fungsi Breadcrumbs pada Website

Breadcrumbs adalah sebuah struktur yang mengarah pada asal muasal suatu artikel. Misalnya artikel ‘Yuk! Belajar Menggunakan Breadcrumbs’ berada di tab home atau tab artikel pada website Anda. Breadcrumbs ini fungsinya yaitu sebagai navigasi suatu artikel. Seperti halnya saat Anda membuka suatu file pada explorer, di bagian atas akan ada semacam navigasi dari mana asal file tersebut. Seperti gambar di bawah ini.

Navigasi tersebut berfungsi untuk menunjukkan atau menginformasikan letak asal muasal file yang Anda buka. Selain itu, jika ingin kembali ke file sebelumnya (misal file deadline) Anda hanya perlu klik tab deadline pada navigasi tersebut. Memudahkan Anda untuk menuju ke tab sebelumnya. Breadcrumbs pada suatu wesbsite juga memiliki fungsi yang sama. Selain menginformasikan asal muasal artikel yang sedang di buka, Anda juga bisa klik dan menuju ke halaman yang dituju yang masih satu rangkaian dalam Breadcrumbs. Breadcrumbs pada website biasanya seperti di bawah ini.

Dapat dibilang bahwa Breadcrumbs merupakan navigasi kedua setelah menu utama pada halaman awal website. Bagaimana? Apakah Anda sudah mulai memahami mengenai Breadcrumbs? Saya rasa penjelasan atau gambaran di atas cukup jelas untuk dimengerti. Selanjutnya Saya akan jelaskan cara menggunakan Breadcrumbs pasa WordPress. Simak baik-baik ya.

2. Yuk! Belajar Menggunakan Breadcrumbs

Membuat Breadcrumbs pada Wordpres sebenarnya sangat mudah. Berikut Saya tunjukkan beberapa caranya, seeprti di bawah ini.

Cara Pertama : Menggunakan Plugin NavXT

Cara paling mudah, simple dan cepat tentu saja memanfaatkan plugin-plugin yang ada. Anda bisa mencari suatu plugin sesuai kebutuhan Anda lalu bisa langusng disematkan ke dalam wordpress, mudah sekali.

Salah satu plugin yang Saya rekomendasikan untuk membuat breadcrumbs adalah plugin NavXT. Untuk menggunakannya Anda bisa masuk ke menu Appearance – widgets, kemudian tarik saja widgets breadcrumbs NavXT menuju letak yang Anda inginkan .

Selain itu Anda juga bisa mengatur tampilan breadcrumbs trail yang diinginkan. Anda bisa atur pada menu Settings – Breadcrumbs NavXT seperti pada gambar di bawah ini.

Anda bisa memaksimalkan pengaturan pada menu di atas.

Cara Kedua : Menggunakan Fitur Yoast SEO

Anda juga bisa menggunakan fitur yang sudah ada pada plugin Yoast SEO. Plugin ini mampu menangani segala macam hal mengenai website SEO dan sebagainya agar tulisan Anda semakin berkualitas dan disukai pengunjung.

Plugin ini memiliki fitur yang berfungsi untuk mengoptimalkan snippet dan meta description yang fungsinya juga bisa digunakan sebagai breadcrumbs. Tampilan konten website Anda akan lebih menarik sehingga akan lebih banyak di klik oleh pengunjung.

Untuk menambahkan dan menggunakan breadcrumbs pada webstie, Anda harus meletakkan kode di bawah ini terlebih dahulu pada single.php, page.php dan header.php.

Kodenya seperti ni :

<?php
if ( function_exists(‘yoast_breadcrumb’) ) {
yoast_breadcrumb( ‘<p id=”breadcrumbs”>’,'</p>’ );
}
?>

Setelah itu masuk ke SEO – Search Appearance lalu pilih breadcrumbs dan klik enable pada breadcrumbs settings untuk mengaktifkannya.

Anda bisa melakukan settings atau pengaturan pada breadcrumbs dan lain sebagainya pada menu di atas.

Cara Ketiga : Menggunakan Tema yang Kompatibel

Selain kedua cara di atas, Anda juga bisa memanfaatkan tema yang kompatibel untuk menggunakan breadcrumbs pada wordpress Anda. Sebenarnya cara ini adalah yang paling simpel dan praktis karena Anda tidak perlu menambahkan plugin lagi. Tetapi Anda perlu mencari dan meginstall tema yang kompatibel dengan breadcrumbs.

Biasanya tema pada wordpress untuk ecommerce sudah banyak yang menggunakan breadcrumbs. Jadi saat Anda install dan gunakan tema tersebut, breadcrumbs otomatis aktif.

Tema yang bisa Anda gunakan yaitu :

  • Flat Some (ecommerce)
  • Shopkeeper (ecommerce)
  • Knowledge Base
  • Smart Mag

Nah, itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menggunakan breadcrumbs pada wordpress. Silahkan bisa coba Anda praktekkan. Selamat mencoba.